Gallery

Proteksi Penyakit Umum & Kritis

Rekening Prudential memberikan proteksi terhadap banyak resiko kehidupan, salah satunya adalah proteksi terhadap berbagai sakit penyakit. Jenis manfaat tambahan yang dapat dipilih oleh nasabah tergantung kepada golongan kriteria jenis penyakit.

Penyakit pada dasarnya terbagi atas 2 kriteria :

  • Penyakit Umum, contoh : Demam Biasa, Flu, Sakit Maag, Pusing, Tipus, Demam Berdarah, dan sebagainya. Penyakit umum dapat disembuhkan dalam tempo relatif cepat melalui teknologi pengobatan di Rumah Sakit saat ini dan membutuhkan biaya relatif lebih kecil dibandingkan perawatan untuk biaya sakit kritis. Biaya perawatan untuk penyakit umum dapat dicover melalui manfaat tambahan antara lain : PRU Hospital&Surgical (PHS), dan PRUMedical (Prumed)
  • Penyakit Kritis, contoh : Kanker, Stroke, Jantung Koroner, Tumor, Parkinson, Gagal Ginjal, dan sebagainya. Penyakit kritis umumnya memerlukan perawatan lebih intensif , waktu dan biaya yang harus dikeluarkan akan jauh lebih banyak dibandingkan penyakit umum. Biaya perawatan penyakit kritis dapat dicover melalui manfaat tambahan antara lain : PRU Crisis Cover 34 (CC34), PRU Crisis Cover Benefit 34 (CCB34), PRU Multiple Crisis Cover (MCC), PRU Crisis Income (CI), PRU Early Stage Crisis Cover (ESCC)

PRU Medical – PRU Hospital & Surgical

  • Prumed merupakan sistem Reinbursement (sistem Klaim), untuk nasabah yang telah melakukan rawat inap minimal 2×24 jam di Rumah Sakit. Prumed bisa double klaim dengan asuransi lain karena Prumed menggunakan bon asli atau legalisir. Prumed memberikan penggantian untuk 3 jenis kategori : Rawat Inap Harian, ICU, dan Pembedahan.
  • PHS memberikan nasabah sebuah kartu PHS eksklusif, perawatan minimal 1×24 jam di Rumah Sakit. Perawatan di RS SOS Panel tidak perlu DownPayment (DP), cukup tunjukkan kartu PHS sebagai jaminan pembayaran (polis harus status inforced). Perawatan di luar RS SOS Panel, akan menggunakan sistem Klaim. Klaim PHS harus menggunakan bon asli RS. PHS memberikan penggantian untuk banyak kategori perawatan di Rumah Sakit (lebih banyak dibanding kategori Prumed). Berikut di bawah ini adalah tabel penggantian biaya RS. Tipe kartu dimulai dari varian terendah (Tipe A) sampai varian tertinggi (Tipe F).

Ada pengecualian beberapa jenis penyakit untuk 12 bulan pertama setelah polis issued / pemulihan, antara lain :

Pengecualian PHS lainnya :

  • Penyakit atau ketidakmampuan yang telah diketahui ataupun tidak oleh nasabah yang terjadi dalam kurun waktu 2 tahun sebelum tanggal berlakunya proteksi
  • Perawatan yang dilakukan di AS, Jepang dan Kanada
  • Setiap ketidakmampuan yang terjadi dalam masa tunggu 30 hari, kecuali kecelakaan
  • Biaya yg tdk sesuai dgn kenyataan perawatan penyakit
  • Biaya krn donor organ tubuh
  • Rawat jalan yg tidak terkait dgn rawat inap, kecuali rawat jalan kecelakaan
  • Penyakit, cidera krn tindakan bunuh diri
  • Perawatan bertujuan untuk mengatasi kegemukan
  • Pemeriksaan mata, rabun jauh,pembelian kacamata/alat bantu pendengaran
  • Perawatan/pembedahan pengubahan jenis kelamin
  • Perawatan gigi (dental)
  • Kanker yg telah didiagnosis atau diobati dalam 90hari sejak tgl berlakunya proteksi
  • Perawatan karena kehamilan
  • Sunat
  • Kelainan bawaan,cacat bawaan, penyakit keturunan baik diketahui atau tidak
  • Operasi plastik
  • Biaya perawatan yg tdk berhubungan dgn diagnosis alasan rawat inap(check up, imuninasi, vaksin, biaya istirahat, telekomunikasi,penyewaan TV, lemari pendingin, dll)
  • Diagnostik semata
  • Perawatan yg bukan di RS/Klinik
  • Perawatan krn kesehatan usia lanjut, mental usia lanjut
  • Kelainan jiwa/cacat mental
  • Percobaan bunuh diri
  • Narkoba
  • Terorisme, huru hara, perang, pemberontakan
  • Reaksi nuklir,radiasi,kontaminasi
  • Penyakit krn hub seksual/kelainan seksual
  • Cidera krn Olahraga proffesional, balap, dan olahraga berbahaya lainnya
  • Cidera krn ikut Penerbangan tanpa ijin
  • Cidera krn tindak kejahatan/melanggar hukum
  • Tindakan kejahatan oleh pihak yg berkepentingan atas Polis
  • AIDS, HIV dan komplikasinya

Silahkan klik di sini untuk mendownload daftar RS partner SOS Internasional (PHS)


Crisis Cover Prudential

Berbeda dengan klaim kesehatan yang bisa dilakukan berkali-kali sampai selesai masa pertanggungannya, maka klaim crisis cover adalah klaim yang memberikan UP sekaligus dalam bentuk besar (konsepnya serupa dgn UP Jiwa). Apabila nasabah terkena salah satu dari kondisi  kritis yang tercantum dalam polis maka nasabah akan menerima penggantian berupa klaim Uang Pertanggungan (UP) Sakit Kritis.

Berikut daftar 34 jenis penyakit kritis (Crisis Cover) yang saat ini dicover oleh Prudential :

Setiap manfaat tambahan penyakit kritis baik PRU Crisis Cover 34 (CC34), PRU Crisis Cover Benefit 34 (CCB34), PRU Multiple Crisis Cover (MCC), PRU Crisis Income (CI), atau PRU Early Stage Crisis Cover (ESCC), masing-masing  memiliki persyaratan klaim yang berbeda-beda. Persamaan mendasar adalah klaim crisis cover sudah dapat dilakukan setelah polis telah berusia minimal 90 hari.

  • CC34 mengcover penyakit kritis stadium menengah-tinggi. UP CC34 yang dibayarkan akan mengurangi UP Asuransi Jiwa Dasar.
  • CCB34 mengcover penyakit kritis stadium menengah-tinggi atau resiko kematian. UP CCB34 dibayarkan tanpa mengurangi UP Asuransi Jiwa Dasar.
  • MCC mengcover stadium menengah-tinggi, masa tunggu 14 hari sejak klaim. MCC tidak mengurangi UP Asuransi Jiwa Dasar dan bisa mengcover maksimal 3 X klaim kondisi kritis yang berbeda (kecuali kanker) di tambah 1X klaim Angioplasty.
  • CI mengcover stadium menengah-tinggi tanpa mengurangi UP Asuransi Jiwa Dasar. Klaim UP CI dibayarkan sebagai pengganti ‘income’ seseorang yang hilang karena terkena kondisi kritis. UP CI dibayarkan bertahap ke dalam rekening bank milik nasabah setiap bulannya sampai akhir masa pertanggungan atau meninggal dunia.
  • ESCC bisa mengcover mulai dari stadium awal (diberikan 50% dari UP) dan apabila penyakit mulai naik ke stadium menengah-tinggi (diberikan 50% dari UP), tetapi apabila nasabah langsung terdiagnosa terkena resiko stadium menengah-tinggi maka nasabah langsung diberikan 100% dari UP.

Setiap manfaat tambahan crisis cover memiliki karakteristik yang berbeda yang dapat dipilih sesuai kondisi keuangan dan kebutuhan nasabah.


 Frequently Asked Questions ( F . A . Q )

Q: Bagaimana metode klaim PHS utk perawatan di RS Non Panel SOS ?
A: Dokter RS harus mengisi form Surat Keterangan Dokter (SKD) dari Prudential (form SKD tsb bisa dititipkan saat masuk opname atau dititipkan ke Medical Record RS saat sudah mau check out). Nasabah mengisi Form Klaim. Lalu agent/nasabah bisa langsung mengirimkan Copy KTP+SKD+Form Klaim+Bon Kwitansi Asli+Hasil Lab Asli & Interpretasi(jika ada) ke Prudential. Ketika klaim selesai diproses maka uang klaim akan dibayarkan ke rekening bank nasabah.

Q: Bagaimana prosedur klaim utk nasabah yang memiliki kartu PHS + crisis cover ketika nasabah dirawat di RS karena penyakit kritis misalkan kanker stadium 3?
A: Artinya nasabah memiliki 2 manfaat terpisah. Nasabah dapat menggunakan fasilitas kartu PHS untuk opname kanker di RS tersebut. Dan bersamaan nasabah bisa melakukan klaim crisis cover ke Prudential.

Q: Saya dulu pernah apply PHS tapi kenapa dikenakan exclusion karena sakit maag, apa maksudnya?
A: Exclusion berarti pengecualian, nasabah tetap masih dapatkan fasilitas kartu PHS tetapi khusus sakit maag yang sebelumnya sudah diderita tidak akan dicover oleh PHS. Exclusion bersifat permanen dan temporary. Jika dinyatakan permanen maka khusus sakit maag 100% tidak bisa diklaim lagi ke Prudential. Jika dinyatakan temporary dan bisa naik banding maka apabila nasabah bisa memberikan bukti hasil medical terakhir yang menyatakan nasabah sudah pulih total dari sakit maag maka exclusion bisa dicabut dan kartu PHS bisa mengcover semua jenis penyakit.

Q: Apakah calon nasabah wajib menjalani medical check up sebelum apply kartu PHS?
A: Bisa iya, bisa tidak, tergantung dari data formulir SPAJ, yaitu history kesehatan calon nasabah, jika dahulu mungkin pernah mengalami sakit tertentu maka bisa jadi akan ada kemungkinan dimintakan hasil cek kesehatan terkini. Juga tergantung dari faktor besarnya UP nasabah. Bagi nasabah dengan usia dan di atas range UP tertentu maka akan dikenakan wajib medical check up. Umumnya biaya medical akan ditanggung perusahaan (kecuali ada kondisi khusus), apabila misalkan nasabah sudah dinyatakan sehat dan bisa melanjutkan membuka polis tetapi nasabah tiba-tiba mengundurkan diri tidak jadi meneruskan membuka polis maka nasabah akan dikenakan biaya medical checkup. Jika nasabah melanjutkan membuka polis tsb maka biaya medical akan ditanggung oleh Prudential.

Q: Apakah hanya nasabah sehat saja yang bisa membuka asuransi, bagaimana dengan mereka yang dulu pernah sakit, apakah akan diterima?
A: Pada dasarnya yang bisa menentukan seseorang diterima atau tidak di asuransi adalah dari hasil keputusan pihak UNDERWRITING. Ada perhitungan taraf resiko yang menyebabkan nasabah akan diterima, atau ditolak sama sekali, atau diterima dengan keputusan substandard (premi lebih tinggi dari standard), atau diterima dengan exclusion (pengecualian)

Q: Kalau nasabah terkena HIV karena transfusi darah, apakah klaim akan diganti?
A: Untuk PHS tidak bisa klaim karena termasuk salah satu pengecualian PHS. Untuk crisis cover bisa diklaim.

Q: Jika nasabah pernah klaim crisis cover apakah ia bisa klaim untuk sakit kritis lainnya?
A: Klaim sakit kritis dilakukan sekali saja. Kecuali untuk riders MCC, bisa klaim maksimal sampai 3X (sesuai kondisi dan syarat klaim yg terdapat dalam buku polis)

Q: Polis saya pernah lapsed karena telat bayar 2 bulan lebih, tapi polisnya sudah saya pulihkan kembali, tetapi kenapa ketika saya opname tipus, mengapa PHS nya tidak bisa diganti?
A: Sepertinya polis Anda masuk dalam masa tunggu 30 hari. Setiap polis yang sudah lapsed lalu dipulihkan akan masuk masa tunggu 30 hari tidak bisa klaim sama sekali, setelah lewat masa tunggu 30 hari Anda baru bisa klaim PHS nya. Disarankan polis jangan sampai lapsed karena akan dikenakan masa tunggu 30 hari tersebut. Gunakan cara bayar autodebit kartu kredit atau rekening bank untuk mencegah kelupaan bayar premi yang sudah jatuh tempo.

Q: Bagaimana cara menghubungi PHS apabila agent tidak bisa saya hubungi dan saya urgent harus opname pada saat itu?
A: Nasabah silahkan melihat no telepon SOS (021) 7590 0086 yang berada di bagian belakang kartu PHS. Nasabah bisa mendaftarkan ke SOS bahwa nasabah hendak opname di RS tertentu, nasabah juga bisa mengecek apakah RS tujuannya sudah termasuk SOS Panel atau belum, nasabah juga bisa mengecek lokasi RS SOS Panel yang terdekat dengan lokasi nasabah saat itu.

Q: Jika saya mengambil PHS tipe A (Rp 200rb/hari) dan Prumed 7 unit (Rp 280rb/hari). Saya menginap 5 hari di kamar kelas II yang harganya Rp 350rb/hari. Bagaimana proses klaimnya?
A: Untuk PHS karena limit harian Anda adalah Rp 200rb maka akan ada kekurangan Rp 150rb/hari. Jika 5 hari perawatan maka total kekurangan yang harus dibayarkan ke RS saat check out adalah Rp 750rb. Tapi nasabah bisa klaim copy bon legalisir untuk klaim manfaat Prudmed 7unit. Nasabah akan menerima santunan lagi sebesar 5xRp280 ribu=Rp 1,400,000.

Q: Apakah saya bisa mengambil manfaat kartu PHS saja tanpa harus ambil produk PAA ?
A: Maaf saat ini belum bisa. Fasilitas kartu PHS merupakan manfaat tambahan (riders) yang ada di dalam produk utama yaitu PAA+ (PRUlink Assurance Account Plus) yang merupakan produk gabungan antara investasi dan asuransi. Jadi nasabah wajib membuka rek PAA+ agar bisa memiliki kartu PHS.

Q:  Apakah nasabah bisa klaim rawat jalan ke dokter tanpa melakukan rawat inap?
A: Maaf belum bisa. Nasabah minimal harus rawat inap 1×24 jam di RS. Rawat jalan yang diganti oleh PHS adalah rawat jalan kecelakaan, perawatan kanker dan cuci darah

Q: Saat ini saya masih dicover kesehatan dari kantor, dan saya mengambil Prumed agar bisa double klaim, apakah saya bisa mengubah ke kartu PHS apabila saya sudah pindah ke kantor yang misalkan tidak dapat fasilitas kesehatan?
A: Bisa. Polis Anda bisa diubah. Disarankan 12 bulan sebelum Anda akan pindah kerja, Anda sudah mengubah Prumed menjadi PHS terlebih dahulu karena ketika mendapatkan kartu PHS maka Anda akan kena masa tunggu 12 bulan untuk penyakit tertentu.

Q: Pak Hengki, 2 tahun lalu saya pernah klaim bypass jantung dari sebuah asuransi A*A. Saat ini kondisi saya pulih, mengapa pengajuan untuk polis baru + proteksi sakit kritis baru saya di asuransi tersebut sekarang ditolak? Apakah jika saya mengajukan polis baru di Prudential maka bisa diterima?
A: Saya turut sepenanggungan atas kondisi bapak. Untuk pengajuan polis baru, pihak asuransi akan melihat kembali data history calon nasabah, karena kondisi jantung pernah di bypass (terkena kondisi sakit kritis) maka asuransi menganggap kondisi bapak saat ini sebagai seseorang dengan beresiko tinggi atau insurable person sehingga pengajuan polis baru bapak ditolak. Untuk pengajuan polis di Prudential, keputusan diterima atau tidak tergantung dari pihak Underwriting, bapak silahkan apply formulir spaj (sertakan hasil medical terakhir) dan silahkan menunggu keputusan dari Prudential.

About these ads

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s